Zakat Penghasilan yang Telah Diterima Terlebih Dahulu (Penerimaan Di Muka)

Zakat Penghasilan yang Telah Diterima Terlebih Dahulu (Penerimaan Di Muka);

Yang dimaksud dengan istilah ini adalah semua dana yang telah diterima secara praktis pada tahun anggaran berjalan pada hal dana tersebut berhubungan dengan transaksi tahun mendatang. Cara penaksiran nilainya dilakukan atas dasar nilai yang tercatat dalam kontrak, karena dana tersebut dianggap sebagai kewajiban perusahaan terhadap pihak lain sebagai imbalan dari kontrak transaksi barang produksi atau jasa yang akan dipersembahkan.

Cara penaksiran nilainya menurut hukum Islam: Nilainya ditaksir atas dasar nilai yang tercatat dalam kontrak, tanpa ditambah atau dikurangi.

Adapun ketentuan hukumnya, terdapat perbedaan sesuai dengan tempo yang diberlakukan sebagai berikut.:

a. Bila penghasilan yang telah diterima tersebut adalah imbalan dari harga barang yang belum diserahkan (barang tersebut tidak termasuk dalam barang-barang zakat), penghasilan tidak boleh dipotong dari barang-barang zakat. Tetapi, bila barang tersebut sudah termasuk dalam daftar barang yang dizakati, penghasilan boleh dipotong dari barang-barang zakat.

b. Bila penghasilan yang telah diterima tersebut termasuk cicilan pertama dari jasa yang belum dilakukan, cicilan tersebut dianggap utang kepada orang lain, oleh sebab itu dapat dipotong dari barang-barang zakat, karena cicilan tersebut tidak terdapat pemiliknya yang pasti, ada kemungkinan kontrak tersebut dibatalkan kemudian hari.

-Multisumber-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s