#Kultwit: Pemikir Ekonomi Islam – Ibnu Khaldun (732–808 H / 1332–1406 M)

# Nama lengkap Ibn Khaldun: Abdurrahman Abu Zaid Waliuddin ibn Khaldun. Ia lahir di Tunisia pada awal Ramadhan 732 H atau 27 Mei 1332 M.

# Ibn Khaldun berasal dari Hadramaut, Yaman, terkenal sebagai keluarga yang berpengetahuan luas dan berpangkat, dan pejabat tinggi negara.

# Pada masa Ibn Khaldun, dunia timur diperintah oleh seorang teknokrasi aristokratik internasional yang menumbuhsuburkan seni dan sains.

# Ibn Khaldun menjalani pensiunnya di Gal’at Ibn Salamah dan mulai menulis sejarah dunia dengan Muqaddimah sebagai volume pertamanya.

# Karya terbesar Ibn Khaldun: al-Ibar (Sejarah Dunia). Dalam tulisannya, ia mencampur pertimbangan filosofis, sosiologis, etis dan ekonomis.

# Ibn Khaldun berusaha mencari pengaruh lingkungan fisik, nonfisik, sosial, institusional, dan ekonomis terhadap sejarah.

# Ibn Khaldun menguraikan teori produksi, teori nilai, teori distribusi, dan teori siklus-siklus menjadi teori ekonomi umum yang koheren.

# Bagi Ibn Khaldun, manusia: binatang ekonomi yang berproduksi yaitu aktivitas manusia yang diorganisasikan secara sosial dan internasional.

# Menurut Ibn Khaldun, manusia harus melakukan produksi guna mencukupi kebutuhan hidupnya, dan produksi berasal dari tenaga manusia.

# Ibn Khaldun menganjurkan sebuah organisasi sosial dari produksi dalam bentuk suatu spesialisasi kerja agar agar produktivitas menjadi tinggi.

# Menurut Ibn Khaldun, hanya pembagian kerja yang memungkinkan terjadinya suatu surplus dan perdagangan antara para produsen.

# Menurut Ibn Khaldun, pembagian kerja internasional tidak didasarkan pada sumber daya alam, tetapi kepada keterampilan penduduknya.

# Menurut Ibn Khaldun, semakin tinggi kemakmuran, semakin tinggi permintaan penduduk terhadap barang dan jasa.

# Kenaikan permintaan terhadap barang dan jasa menyebabkan kenaikan harga, dan juga naiknya gaji yang dibayarkan kepada pekerja terampil.

# Teori produksinya, yang berdasarkan tenaga kerja manusia, mengantarkan Ibn Khaldun kepada teori tentang nilai, uang, dan harga.

# Ibn Khaldun, menguraikan teori nilai, teori uang, dan teori harga. Nilai produk sama dengan jumlah tenaga kerja yang dikandungnya.

# Ibn Khaldun: emas & perak adalah ukuran nilai (uang) yang diterima secara alamiah. Nilainya tidak dipengaruhi oleh fluktuasi subjektif.

# Ibn Khaldun mendukung penggunaan emas dan perak sebagai standar moneter dan mendukung standar logam dan harga emas dan perak yang konstan.

# Bagi Ibn Khaldun, pembuatan uang logam hanyalah jaminan penguasa bahwa sekeping uang logam mengandung kandungan emas/perak tertentu.

# Bagi Ibn Khaldun, percetakan uang adalah sebuah kantor religius, dan karenanya tidak tunduk kepada aturan-aturan temporal.

# Bagi ibn Khaldun, harga adalah hasil dari hukum permintaan dan penawaran kecuali harga emas dan perak, yang merupakan standar moneter.

# Menurut Ibn Khaldun, bila suatu barang langka dan banyak diminta, maka harganya tinggi. Jika suatu barang berlimpah, harganya rendah.

# Menurut Ibn Khaldun, harga produk terdiri 3 unsur: gaji, laba & pajak.  Tiap unsur adalah imbal jasa bagi tiap kelompok dalam masyarakat.

# Bagi Ibn Khaldun,  gaji = imbal jasa bagi produser, laba = imbal jasa bagi pedagang, pajak = imbal jasa bagi pegawai negeri & penguasa.

# Ibn Khaldun membagi perekonomian ke dalam tiga sektor: produksi, pertukaran, dan layanan masyarakat.

# Menurut Ibn Khaldun, harga imbal jasa dari setiap unsur (gaji, laba & pajak) ditentukan oleh hukum permintaan dan penawaran.

# Karena nilai suatu produk sama dengan jumlah tenaga kerja yang dikandungnya, maka harga tenaga kerja adalah basis harga suatu barang:

# Menurut Ibn Khaldun, laba adalah selisih antara harga jual dengan harga beli yang diperoleh oleh pedagang.

# Laba bergantung pada hukum permintaan dan penawaran, yang menentukan harga beli melalui gaji dan menentukan harga jual melalui pasar.

# Ibn Khaldun mendefinisikan dua fungsi utama dari perdagangan, yang merupakan terjemahan waktu dan tempat dari suatu produk.

# Ibn Khaldun: pajak pun ditentukan oleh permintaan dan penawaran produk yang menentukan pendapatan penduduk dan kesiapannya untuk membayar.

# Ibn Khaldun: produksi ditentukan populasi. Populasi ditentukan produksi. Tumbuhnya ekonomi menentukan tumbuhnya populasi dan sebaliknya.

# Menurut Ibn Khaldun, proses kumulatif produksi, populasi, dan pertumbuhan ekonomi disebabkan oleh faktor sosiologis dan psikologis.

# Menurut Ibn Khaldun: dengan pengeluarannya, negara meningkatkan produksi, dan dengan pajaknya negara membuat produksi menjadi lesu.

# Ibn Khaldun juga menyatakan bahwa tanpa ketertiban dan kestabilan politik, produsen tidak memiliki insentif untuk berproduksi.

# Ibn Khaldun juga menyatakan bahwa uang uang berasal dari perekonomian dan harus kembali ke perekonomian.

# Ibn Khaldun menemukan banyak pemikiran-pemikiran ekonomi yang mendasar beberapa abad sebelum kelahirannya “secara resmi”.

# Ibn Khaldun menemukan manfaat-manfaat dan perlunya pembagian kerja sebelum Smith dan prinsip nilai tenaga kerja sebelum Ricardo.

# Ibn Khaldun menguraikan teori populasi sebelum Malthus dan ia menandaskan peran negara dalam perekonomian sebelum Keynes.

# Akhirnya, Ibn Khaldun menggunakan konsep-konsep ini untuk membangun suatu sistem yang dinamis dan koheren.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s