Perusakan Harta Secara Langsung (pada Ghashb)

Perusakan Harta Secara Langsung (pada Ghashb) memiliki ketentuan sebagai berikut:

(1) Pihak yang melakukan perusakan harta orang lain, wajib mengganti kerugian.

(2) Pemilik berhak menuntut ganti rugi kepada perusak harta miliknya walaupun harta tersebut ketika dirusak berada di bawah kekuasaan orang lain.

(3) Barang siapa yang merusak harta milik orang lain, maka ia harus mengganti kerugian walaupun tidak sengaja.

(4) Jika perusakan merusak keseluruhannya, maka ia harus mengganti seluruh harga harta itu.

(5) Jika perusakan tidak merusak keseluruhannya, maka ia harus mengganti senilai yang dirusaknya.

(6) Seseorang yang melakukan sesuatu yang mengakibatkan penyusutan nilai harta milik orang lain, ia harus mengganti kerugian.

(7) Orang yang merusak sebuah bangunan atas perintah yang berwajib demi kepentingan umum, tidak wajib membayar ganti rugi.

(8) Orang yang merusak sebuah bangunan atas insiatifnya sendiri meskipun demi kepentingan umum, wajib membayar ganti rugi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s