Fungsi dan Kegunaan Ushul Fiqh

Fungsi dan Kegunaan Ushul Fiqh:

a. Sebagai alat, sarana dan metode untuk mendapatkan hukum-hukum syara’ dari Alquran dan hadits baik dalam masalah aqidah, ibadah, muamalah, uqubah (hukuman-hukuman) maupun akhlak

b. Memelihara agama dari penyimpangan dan penyalahgunaan dalil. Dengan berpedoman kepada Ushul Fiqih, hukum yang dihasilkan melalui ijtihad tetap diakui syara’.

c. Memberikan pengertian dasar tentang kaedah-kaedah dan metodologi ulama mujtahid dalam menggali hukum

d. Dengan mempelajari ilmu ushul fiqh dapat diketahui qaidah-qaidah, prinsip-prinsip umum syariat Islam, cara memahami suatu dalil dan penerapannya dalam kehidupan manusia

e. Mengetahui keunggulan dan kelemahan para mujtahid, sejalan dengan dalil yang mereka gunakan. Dengan demikian, para peminat hukum Islam (yang belum mampu berijtihad) dapat memilih pendapat mereka yang terkuat disertai alas an-alasan yang tepat

f. Dengan mempelajri ushul fiqh dapat diketahui persyaratan yang harus dimiliki seorang mujtahid, sehingga orang-orang yang tidak memenuhi syarat, tidak patut dirujuk fatwanya /pendapatnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s