Tentang Hedging Syariah

Bahan bacaan (eBook) tentang Hedging (Syariah), klik Hedging menurut Sami Al Suwaylem DI SINI.
Re: [MILAD-10-MES] Hedging Syariah

Full View


 

From:
AYeeP <fais1234@yahoo.com> 

View Contact

To: “ekonomi-syariah@yahoogroups.com” <ekonomi-syariah@yahoogroups.com>

Salam, 

Di tengah-tengah mempelajari hedging muncul suatu ungkapan yang cukup menguras waktu untuk belajar lebih jauh.
Ungkapan yang saya maksud tersebut adalah apa yang ditulis oleh Baqir Shadr berikut ini:
Kekhawatiran timbulnya kerugian atau beban resiko tidak bisa dijadikan prinsip untuk memperoleh keuntungan.
(Iqtshaadunaa, hal. 601 – 604)
Beliau tidak mengemukakan hal di atas sehubungan dengan hedging. Meskipun demikian efeknya bisa melebar kemana-mana.

Saat mengaitkannya dengan mudharabah, beliau menjelaskan: keuntungan yang diterima oleh pemilik dana tidak didasarkan pada alasan karena ia menangung resiko kerugian yang kapan saja bisa terjadi pada dananya, tetapi karena keuntungan itu diraih atas kerja (‘amal) atas dana miliknya yang diolah oleh pengolah (‘aamil) dalam suatu perjanjian (akad mudharabah).

 

 

 

Selingan : Dengan alasan ini juga beliau mengungkapkan ketidaksetujuannya dengan syirkah al abdaan. Syirkah al abdaan adalah suatu usaha bersama dimana hasil upah kerja mereka dibagi sama dengan asumsi variabel lain tidak ada atau tidak berubah.
Dua orang teknisi alat elektronik membuka usaha bersama dengan perjanjian siapapun yang dapat order maka keuntungan dibagi sama. Jika A mendapat order sementara B tidak maka upah dibagi sama. Atau jika B mendapat order memperbaiki kulkas sepuluh pintu sedangkan B dapat order memperbaiki lampu senter jama bahoela yang rusak maka hasil atau upah keduanya digabung lalu dibagi sama.
Menurut Baqir (beliau mencontohnyakannya dengan kerjasama dua orang dokter, bukan teknisi elektronik), cara memperoleh keuntungan seperti ini dilarang karena keuntungan tidak didasarkan pada besaran kerja yang sudah didedikasikan oleh masing-masing.


Kemudian -saat membantah salah satu alasan pendukung bank ribawi bahwa penarikan keuntungan riba (bunga) adalah legal dikarenakan harga uang yang semakin turun di masa depan, beliau mengatakan yang intinya bahwa alasan mereka dapat dibantah dengan logika terbalik bahwa saat harga uang naik di masa depan maka tidak selayaknya mereka menarik keuntungan riba. Karena
toh uang yang dihutangkannya memiliki nilai lebih tinggi.

Yang menarik di sini adalah apa yang saya pahami dari buku tersebut (lepas dari ke-syiah-an penulisnya) bahwa :

  1. Resiko (baca kekhawatiran rugi) tidak mempunyai nilai kompensasi materi atau dalam bahasa lain, tidak boleh ada keuntungan yang diterima oleh seseorang hanya dengan alasan dia “menanggung resiko”.
  2. Ketidakpastian nilai mata uang di masa depan tidak dapat dijadikan alasan untuk meraih keuntungan atas modal/dana yang disetor atau diberikan kepada pihak lain.


  1. Jika dikaitkan dengan Hedging dengan segala formatnya atau katakanlah dengan bisnis jual perlindungan, adakah yang ingin menambahkan atau menolak atau mengomentari?
  2. Jika dikaitkan dengan jaminan berupa uang (uang disebut di sini dan di bawah sekedar contoh) atas barang yang disewa, adakah yang ingin menambahkan atau menolak atau mengomentari?
  3. Jika dikaitkan dengan jaminan uang atas dana mudharabah yang diberikan kepada pengusaha, adakah yang ingin menambahkan atau menolak atau mengomentari?
  4. Jika dikaitkan dengan bisnis asuransi, adakah yang ingin menambahkan atau menolak atau mengomentari?
  5. Jika dikaitkan dengan jaminan keseriusan memenuhi janji akad (haamisy al jaddiyyah), adakah yang ingin menambahkan atau menolak atau mengomentari?
  6. Akhirnya -meskipun belum yang terakhir- adakah hubungan kuat antara risk dalam terminologi ekonomi modern dengan dhamaan dalam hadis al kharaaj bidh dhamaan atau (secara umum) dengan dhamaan dalam terminologi fiqh?


Sampai sini dulu,
Atau sudahlah, lupakan semuanya!
Tunggu skema-skema Hedging Syariah muncul saja!
Pilihan terakhir bikin cepet pikun.

Salam
Faishol

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s