Dirham Kuno

Nama dirham berasal dari kata kerja “δράττω” (drattō, “menggenggam”). Mulanya satu drakhma jumlahnya segenggam yang terdiri atas enam oboloi potongan logam, yang digunakan sebagai alat pembayaran sejak masa sekitar 1100 SM Ini adalah satuan standar mata uang perak pada kebanyakan pencetakan uang Yunani kuno.

Nama ‘obol’ digunakan untuk menggambarkan mata uang yang nilainya seperenam (1/6) drakhma. Pengertian bahwa “drakhma” diambil dari kata untuk “segenggam” tampaknya berasal setidak-tidaknya pada era Herakleides dari Pontos (387-312 SM) tetapi metrologiwan Livio C. Stecch ini berpendapat bahwa drakhma adalah kata yang berasal dari dunia Semit.

Stecchini sering kali melawan pendapat umum. Argumennya tampaknya masuk akal (lihat www.metrum.org), tetapi tetap tidak jelas.

Mata uang Athena tetradrachmon (“empat drakhma”) dari abad ke-5 SM adalah mata uang yang paling banyak digunakan di dunia Yunani sebelum masa Alexander Agung. Pada mata uang ini terdapat patung dada Athena dengan pelindung kepala di sisi depan dan seekor burung hantu pada sisi belakangnya.

Dalam penggunaan sehari-hari, mata uang ini disebut γλαῦκαι _____glaukai (burung hantu), sehingga terciptalah ungkapan Γλαῦκ’ Ἀθήναζε, “seekor burung hantu untuk Athena”, yang merujuk kepada sesuatu yang besar jumlahnya, seperti ”batu bara di Newcastle”. Sisi kebalikannya ini ditampilkan dalam mata uang 1 euro Yunani.

-Multisumber-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s