Pengungkapan Akuntansi Zakat, Infak/Sedekah

Pengungkapan Akuntansi Zakat, Infak/Sedekah:

A. Zakat:

Amil harus mengungkapkan hal-hal berikut terkait dengan transaksi zakat, tetapi tidak terbatas pada:

(a) kebijakan penyaluran zakat, seperti penentuan skala prioritas penyaluran, dan penerima;

(b) kebijakan pembagian antara dana amil dan dana nonamil atas penerimaan zakat, seperti persentase pembagian, alasan, dan konsistensi kebijakan;

(c) metode penentuan nilai wajar yang digunakan untuk penerimaan zakat berupa aset nonkas;

(d) rincian jumlah penyaluran dana zakat yang mencakup jumlah beban pengelolaan dan jumlah dana yang diterima langsung mstahiq; dan

(e) hubungan istimewa antara amil dan mstahiq yang meliputi: (i). sifat hubungan istimewa; (ii). jumlah dan jenis aset yang disalurkan; dan (iii). persentase dari aset yang disalurkan tersebut dari total penyaluran selama periode.

B. Infak/Sedekah:

(1) Amil harus mengungkapkan hal-hal berikut terkait dengan transaksi infak/sedekah, tetapi tidak terbatas pada:

(a) metode penentuan nilai wajar yang digunakan untuk penerimaan infak/sedekah berupa aset nonkas;

(b) kebijakan pembagian antara dana amil dan dana nonamil atas penerimaan infak/sedekah, seperti persentase pembagian, alasan, dan konsistensi kebijakan;

(c) kebijakan penyaluran infak/sedekah, seperti penentuan skala prioritas penyaluran, dan penerima;

(d) keberadaan dana infak/sedekah yang tidak langsung disalurkan tetapi dikelola terlebih dahulu, jika ada, harus diungkapkan jumlah dan persentase dari seluruh penerimaan infak/sedekah selama periode pelaporan serta alasannya;

(e) hasil yang diperoleh dari pengelolaan yang dimaksud pada huruf (d) diungkapkan secara terpisah;

(f ) penggunaan dana infak/sedekah menjadi aset kelolaan yang diperuntukkan bagi yang berhak, jika ada, jumlah dan persentase terhadap seluruh penggunaan dana infak/sedekah serta alasannya;

(g) rincian jumlah penyaluran dana infak/sedekah yang mencakup jumlah beban pengelolaan dan jumlah dana yang diterima langsung oleh penerima infak/sedekah;

(h) rincian dana infak/sedekah berdasarkan peruntukannya, terikat dan tidak terikat; dan

(i) hubungan istimewa antara amil dengan penerima infak/sedekah yang meliputi: (i). sifat hubungan istimewa; (ii). jumlah dan jenis aset yang disalurkan; dan (iii). persentase dari aset yang disalurkan tersebut dari total penyaluran selama periode.

(2) Selain membuat pengungkapan tersebut, amil mengungkapkan hal-hal berikut:

(a) keberadaan dana nonhalal, jika ada, diungkapkan mengenai kebijakan atas penerimaan dan penyaluran dana, alasan, dan jumlahnya; dan

(b) kinerja amil atas penerimaan dan penyaluran dana zakat dan dana infak/sedekah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s