Pengauditan Zakat atas Barang Bergerak

Aset yang dimiliki untuk dikelola dalam bentuk usaha jual beli sehingga menghasilkan keuntungan dan tidak digunakan untuk menghasilkan income (disewa) sebagaimana halnya dengan aset tetap. Di antara jenis aset bergerak adalah stok barang yang masih digudangkan (barang yang telah di akhir masa temponya, piutang, kuitansi penerimaan, asuransi pada pihak lain, perjanjian dengan pihak lain, cicilan kontrak yang telah dibayarkan terlebih dahulu, pendapatan yang telah pasti, deposito, dan saldo rekening berjalan yang ada di bank serta kekayaan uang yang telah ada). Selanjutnya akan diterangkan definisi dan cara penghitungannya menurut system akuntansi konvensional serta hukum syariatnya dari sudut pandang zakat harta.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s