Audit Zakat untuk Proyek

Audit dari proyek yang sedang dalam taraf pelaksanaan adalah sebagai berikut:

1. Definisi dan cara menaksir nilainya menurut sistem akuntansi konvensional:

Yang dimaksud dengan istilah ini adalah semua proyek pembangunan yang masih dan sedang dilaksanakan dan belum selesai, seperti proyek pembangunan gedung, proyek reparasi, dan lain-lain. Barang-barang tersebut bila telah selesai bisa dimasukkan dalam aset tetap ataupun aset beredar sesuai dengan tujuan proyek tersebut.

Proyek itu ditaksir berdasarkan biaya pembangunannya sejak tanggal penetapan anggaran termasuk harga tanah, desain arsitekturnya, izin bangunan, bahan material dan gaji buruh. Aset itu tidak bisa dipakai kecuali setelah selesai dan mulai dipergunakan.

2. Cara penaksiran nilainya menurut hukum Islam:

Bila proyek itu dibuat untuk dipergunakan dalam operasi, tidak wajib dizakati. Namun, bila diniatkan untuk dijadikan komoditas dagang, penaksiran nilainya dilakukan atas dasar harga pasaran tanah dan bahan bakunya saja kemudian digabungkan dengan barang-barang lain yang harus dizakatkan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s