Nonproporsional Treaty– Excess of Loss pada Reasuransi Syariah

Nonproporsional Treaty– Excess of Loss pada Reasuransi Syariah:

A. Definisi:

Besarnya risk sharing yang akan menjadi tanggung jawab dana tabarru’ (sebagai implikasi dari adanya pemindahan fungsi (transfer of authority) pengelolaan dana tabarru’) pada reasuradur setelah underlying net retention maupun underlying net retention itu sendiri selalu dinyatakan dalam sejumlah uang tertentu, misalnya Rp250,000,000,00 in excess of Rp100,000,000,00.

B. Karatekteristik:

(1) Pembuatan akad dilakukan secara long term dan ada persetujuan tentang batas Underlying Net Retention;

(2) Besarnya bagian risk sharing yang menjadi bagian dari dana tabarru’ pada reasuradur adalah setiap risk sharing yang melampaui underlying net retention sampai dengan batas excess of loss cover (first layer);

(3) Term and condition harus jelas di akad/perjanjian treaty nonproporsional-excess of loss.

C. Akad/Wa’ad:

(1) Wakalah (transfer of authority): (a) Jenis & volume risk sharing yang ditransfer authority-nya; (b) Nilai premi; (c) Underlying Net Retention; (d) Excess of loss cover;

(2) Ijarah Kontrak: (a) Rate of Ijarah fee; (b) Jangka Waktu;

(3) Akad mudharabah: (a) Hanya berlaku untuk pengelolaan dana; (b) Nisbah bagi hasil;

(4) Waad alokasi surplus operasional.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s