Kebijakan Manajemen Risiko

Kebijakan Manajemen Risiko sekurang-kurangnya memuat:

a. penetapan Risiko yang terkait dengan produk dan transaksi perbankan;

b. penetapan penggunaan metode pengukuran dan sistem informasi Manajemen Risiko;

c. penentuan limit dan penetapan toleransi Risiko;

d. penetapan penilaian peringkat risiko;

e. penyusunan rencana darurat (contingency plan) dalam kondisi terburuk (worst case scenario);

f. penetapan sistem pengendalian intern dalam penerapan Manajemen Risiko.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s