Laporan Laba Rugi Bank Syariah

Komponen-komponen laporan laba rugi bank syariah disusun dengan mengacu pada PSAK untuk pos-pos umum. Dengan memperhatikan ketentuan dalam PSAK terkait, bank syariah menyajikan laporan laba rugi yang mencakup, tetapi tidak terbatas, pada pos-pos berikut:

(a) Pendapatan usaha: (i) Pendapatan dari jual beli: 1. pendapatan margin murabahah; 2. pendapatan bersih salam paralel; 3. pendapatan bersih istishna paralel; (ii) Pendapatan dari sewa: 1. pendapatan bersih ijarah; (iii) Pendapatan dari bagi hasil: 1. pendapatan bagi hasil mudharabah; 2. pendapatan bagi hasil musyarakah; (iv) Pendapatan usaha lainnya;

(b) Hak pihak ketiga atas bagi hasil dana syirkah temporer;

(c) Pendapatan usaha lainnya; (i) Pendapatan imbalan (fee) jasa perbankan; (ii) Pendapatan imbalan investasi terikat.

(d) Beban usaha;

(e) Laba atau rugi usaha;

(f ) Pendapatan nonusaha;

(g) Beban nonusaha;

(h) Laba atau rugi dari aktivitas normal;

(i) Pos luar biasa;

(j) Beban pajak; dan

(k) Laba atau rugi bersih.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s