Surplus Operasional pada Reasuransi

Jika terjadi surplus operasional, yang perlu dilakukan adalah:

(1) Memberikan surplus operasional secara penuh kepada perusahaan asuransi syariah (sebagai wakil peserta asuransi syariah), tanpa memperhatikan apakah perusahaan asuransi syariah tersebut telah menerima atau belum mendapatkan klaim;

(2) Hanya memberikan surplus operasional kepada perusahaan asuransi syariah (sebagai wakil peserta asuransi syariah) yang belum pernah menerima klaim ganti rugi;

(3) Membagi surplus operasional kepada perusahaan asuransi syariah (sebagai wakil peserta asuransi syariah) dengan mempertimbangkan besarnya klaim yang telah dibayarkan;

(4) Surplus operasional dibagi antara peserta reasuransi dan perusahaan reasuransi;

(5) Pembagian surplus operasional dengan metode lain.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s