Surplus Insurance Treaty pada Reasuransi

Surplus Insurance Treaty pada Reasuransi:

Atas dasar suatu surplus, ceding company mereasuransikan hanya jumlah-jumlah yang tidak disukainya dan tidak ditahan dalam pembagian risiko di antara pesertanya. Memberikan kebebasan bagi ceding company, pertama-tama untuk menentukan proporsi bagi tiap risiko yang diambil untuk pertanggungannya dan sekali retensi (satu line) ini ditetapkan, sisanya akan diberikan jika ada pada surplus treaty. Surplus treaty dibuat berdasarkan jumlah garis (line) atau retensi.

Contoh: Ada 10 atau 20 garis treaty yang berarti bahwa ceding company otomatis dijamin 10 atau 20 garis (line) yang dipegangnya (ditahannya).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s