Risiko Terkait Pembiayaan Murabahah

Pembiayaan murabahah merupakan pembiayaan yang dicirikan dengan adanya penyerahan barang di awal akad dan pembayaran kemudian, baik dalam bentuk angsuran atau maupun dalam bentuk lump sum (sekaligus). Dengan demikian, pemberian pembiayaan murabahah dengan jangka waktu panjang menimbulkan risiko tidak bersaingnya bagi hasil kepada dana pihak ketiga.

Risiko ini timbul karena:

(a) Kenaikan DCRM (Direct Competitor’s Market Rate);

(b) Kenaikan ICRM (Indirect Competitor’s Market Rate);

(c) Kenaikan ECRI (Expected Competitive Return for Investors).

Oleh karena itu, bank dapat menetapkan jangka waktu maksimal untuk pembiayaan murabahah dengan mempertimbangkan hal-hal berikut ini:

(a) Tingkat (margin) keuntungan saat ini dan prediksi perubahannya pada masamendatang yang berlaku di pasar perbankan syariah (Direct Competitor’s Market Rate–DCRM). Semakin cepat perubahan DCRM diperkirakan akan terjadi, semakin pendek jangka waktu maksimal pembiayaan.

(b) Suku bunga kredit saat ini dan prediksi perubahannya pada masamendatang yang berlaku di pasar perbankan konvensional (Indirect Competitor’s Market Rate–ICRM). Semakin cepat perubahan ICRM diperkirakan akan terjadi, semakin pendek jangka waktu maksimal pembiayaan.

(c) Ekspektasi Bagi Hasil kepada Dana Pihak Ketiga yang kompetitif di pasar perbankan syariah (Expected Competitive Return for Investors – ECRI). Semakin besar perubahan ECRI diperkirakan akan terjadi, semakin pendek jangka waktu maksimal pembiayaan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s