Sale and Lease Back

Sale and Lease Back adalah jual beli suatu aset yang kemudian pembeli menyewakan aset tersebut kepada penjual.

Berikut ini ada beberapa ketentuan khusus Sale and Lease Back, yaitu: (1) Akad yang digunakan adalah bai’ dan ijarah yang dilaksanakan secara terpisah. (2) Dalam akad Bai’, pembeli boleh berjanji kepada penjual untuk menjual kembali kepadanya aset yang dibelinya sesuai dengan kesepakatan. (3) Akad ijarah baru dapat dilakukan setelah terjadi jual beli atas aset yang akan dijadikan sebagai objek ijarah. (4) Objek ijarah adalah barang yang memiliki manfaat dan nilai ekonomis. (5) Rukun dan syarat ijarah dalam fatwa Sale and Lease Back ini harus memperhatikan substansi ketentuan terkait dalam fatwa DSN-MUI Nomor: 09/DSN-MUI/IV/2000 tentang Pembiayaan Ijarah. (6) Hak dan kewajiban setiap pihak harus dijelaskan dalam akad. (7) Biaya-biaya yang timbul dalam pemeliharaan Objek Sale and Lease Back diatur dalam akad.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s