Bentuk dan Instrumen Investasi Syariah

Bentuk investasi dapat dibagi 2 (dua) klasifikasi besar, yaitu (1) Investasi rill (Real/aset investment); (2) Investasi keuangan (financial investment).

Instrumen Investasi Syariah menurut KMK No. 424/KMK-06/2003 Psl. 16 adalah(1) Deposito berjangka atau Sertifikat Deposito termasuk deposito on-call dan deposito yang berjangka waktu kurang dari atau sama dengan satu bulan; (2) Saham yang tercatat di Bursa Efek; (3) Obligasi dan MTN dengan peringkat paling rendah A atau yang setara pada saat penempatan; (4) Unit Penyertaan Reksadana; (5) Penyertaan langsung (saham yang tidak tercatat di bursa efek); (6) Bangunan dengan hak strata atau tanah dengan bangunan untuk investasi; (7) Pembiayaan kepemilikan tanah dan bangunan, kendaraan bermotor & barang modal dengan skema murabahah; (8) Pembiayaan modal kerja dengan skema mudharabah (bagi hasil). (9) Pinjaman polis; (10) Surat Berharga yang diterbitkan atau dijamin oleh Pemerintah atau Bank Indonesia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s